GITAR BERDARAH, LANTAI JASAD
Teriakan-teriakan tangis bayi disiang, malam dan pagi hari menjadi hiburan tersendiri bagi tentara zionis, mereka mengekspresikan kesenangannya dengan memetik senar gitar iblis hingga petikan gitar itu terdengar diseluruh dunia. Mereka senantiasa menyanyikan lagu iblis dengan nada yang tak beirama tapi mampu memisahkan ruh dari jasadnya, mereka menari-nari diatas jasad yang penuh lumuran darah sebagai tanda kesenangannya.
OH…zionis engkau adalah titisan Dajjal yang terkutuk, manifestasi dari semua keburukan, tahukah kau seluruh dunia mendoakanmu untuk kembali kejalan cinta kasih,
Oh zionis…mereka bukan binatang,
Oh Zionis kemana kamanusiaanmu…..
Apa yang mereka perjuangkan???
Apa yang mereka inginkan???
Akankah ini berakhir???kapan???
Darah dan mayat menjadi tontonan ummat yang berada didunia, tiap detik tentaa zionis berjalan dilantai berlumur darah dan air mata. Udara ditanah palestin berubah menjadi udara beracun efek dari senjata kimia. Untuk para syuhada berjuanglah karena ribuan prajurit langit bersamamu walu mereka tak Nampak tapi mereka sangat, doa-doamu saudaramu senantiasa hadir menemanimu dalam ruang pertarunganmu. Darah yang mengalir ditubuhmu ibaatanya aliran sungai surga yang menyejukkan kalbu dan menerangi kegelapanmu.
Pencerahan dan kegelapan adalah suatu hal yang tak mampu dipisahkan namun mampu dibedakan, kini saatnya para pejuang kemanusiaan mengumandangkan doa untuk para syuhada di Bumi Palestina, mendoakan mereka untuk memenangkan perjuangan kebenaran. Dan mereka para ziones semoga mereka mendapakan pencerahan dari Tuhan maha pencipta dan maha kasih, dan hingga mereka menyadari bahwa daerah mereka adalah tempat kelahiran para manusia suci yang dinobatkan dari Tuhan supaya tidak lagi mengotorinya dengan darah dan air mata kesedihan.
Semua agama yang ada didunia entah itu Hardik ataupun Samawi mereka medambakan dan mengharapkan pencerahan.
